Posts

Travelxpose Magazine - Maret 2013

Image
Melodi Sukacita HAMBURG Teks & Photo Oleh VALENTINO LUIS Namanya mungkin lebih lekat dengan kudapan yang telah menjagat, Hamburger. Namun sebagai kota yang mandiri, ia adalah pioneer lahirnya orang-orang besar. Dari komponis romantis Johannes Brahms , kanselir wanita pertama Jerman Angela Merkel, hingga designer flamboyan Karl Lagerfeld. Hamburg senantiasa dicintai karena menjanjikan keterbukaan, kebebasan berekspresi, dan kehidupan yang dinamis. Tak keliru ia disebut “Tor zur Welt”, gerbang menujuh dunia. Anda tergoda memasuki gerbang itu? D engan luas hampir tiga kali luas kota Medan, Hamburg menempati urutan kedua sebagai metropolitan terbesar di Jerman setelah Berlin. Meski begitu, kepadatannya masih dalam ambang batas yang seimbang, membuat kesenjangan ekonomi tidak terlalu berbanding jauh antara para penghuni kota. Hamburg mencatatakan diri sebagai kota dengan tingkat kemakmuran tertinggi di Jerman. Keadaan ini menciptakan kestabilan ling...

National Geographic Indonesia (NatGeo) Traveler - Februari 2013

Image
Mengadar Terakhir Sang Pejalan      AWALNYA SEPERTI perak, kilau air Danau Pichola pagi ini. Begitu matahari menyembul, kilaunya berubah keemasan, merambat cepat hingga ke dinding istana Jag Niwas yang putih bersih, lalu menyentuh juga tubuh Adam Cooper yang sedang menuruni anak tangga sebelah timur. Adam berkulit pucat, mengenakan pakaian longgar sewarna istana Jag Niwas. Ketika matahari menyorot dari depan, saya bisa melihat bagaimana cahaya menyerap masuk badannya. Ia mendekatkan tubuh ke tepi danau -persis di bagian yang biasanya menjadi pijakan pertama semua tamu istana-, mengeluarkan sebuah kantong kulit kecil, memasukkan tangan ke dalamnya dan ketika menarik tangannya kembali tampaklah kepulan debu beterbangan. “Itu dia..,” saya bergumam sendiri, agak tersentak. Adam mengangkat tangan, jemarinya dibuka lalu debu di genggamannya pun mengucur perlahan ke permukaan danau. Selang lima menit, madah pujian Hindu, Gayatri Mantra, sekonyong ...